[Virus Chajin] Priority

Chajin PriorityImmocha Present

Park Chanyeol & Kim Hyojin

Hyojin memandangi LCD ponselnya, satu pesan terakhir sukses membuatnya menghela nafas kecewa, air matanya menggenang. Padahal, cumatiga kata, harusnya tak ada apa – apanya dibandingkan dengan kritikan desainer/make up artist yang selalu dia dengar.

Maaf aku sibuk.’

Sudah, itu saja. Tiga kata yang menyisakan sakit yang menjalar di tubuh Hyojin.

Chanyeol sudah menjanjikan waktu untuk kencan mereka. Hari ini bukan perayaan hari anniversary karena anniversary meraka sudah jauh terlewat berbulan yang lalu dan hanya membutuhkan waktu 5 menit untuk merayakannya, itupun hanya via skype. Hyojin selalu memaklumi kesibukan Chanyeol sebagai seorang entertainer. Hyojin bukan tipe gadis yang mudah menangis dan selalu menuntut perhatian besar dari kekasihnya. Lagi pula ini sudah tahun ke-2 yang dilewatkannya tanpa bertemu Chanyeol.

Lelakinya itu sedang ada di London untuk urusan pekerjaannya, ia membuat janji untuk bertemu dengan Hyojin kemarin. Tapi, kini ia sendiri yang membatalkannya

Hyojin mengaduk – aduk Espresso – nya tanpa berniat untuk meminumnya. Pandangannya sibuk mengamati orang yang berlalu lalang tepat diseberang café. Ponselnya bergetar, Hyojin hanya meliriknya sebentar, kemudian mengalihkan pandangannya lagi.

Park Chanyeol.

Chanyeol menelponnya dan ia tak lagi tertarik mendengar suara berat Chanyeol.

“Park Hyojin, kenapa kau tidak menerima teleponku?”

Hyojin benar – benar mengenali siapa orang yang akan memanggilnya seperti itu. Tangannya berhenti mengaduk Espresso dan ia mengalihkan pandangannya dari luar jendela café ke sumber suara yang ia yakini adalah Chanyeol.

Benar saja, Park Chanyeol sedang ada dihadapannya dengan nafas tersenggal, Hyojin tau bahwa Chanyeol baru saja berlari sejauh 5 blok untuk menemuinya.

“Bukankah kau bilang sedang sibuk? Lalu, kenapa ada disini?”

Chanyeol melengkungkan senyuman di wajahnya. Dia lega gadisnya tidak memasang wajah masam di hadapannya, meski Chanyeol tau kalau Hyojin sedang sebal karena SMS balasan dari manager hyung. Bahkan gadis itu masih saja bertahan setelah semua yang terjadi.

“Kau tidak memesankan aku minuman apapun Hyo?”

“Belum. Karena aku tak tau kau akan memesan minuman panas atau minuman dingin.”

“Kau menunggu lama?”

“Tidak.”

Lagi-lagi Hyojin berbohong. 120 menit adalah waktu yang lama untuk menunggu dan Chanyeol meruntuki pertanyaannya sendiri.

“Maafkan aku.”

“Aku sudah terbiasa. Jadi, kenapa kau kemari jika sedang sibuk?”

Chanyeol menangkup wajah Hyojin dengan kedua tangannya, senyum manis masih melekat di wajahnya.

“Karena kau prioritasku, Hyo.”

 ——8888 ——

Noted: Cuma ini yang bisa aku publish skrg. Kangen nulis di sela-sela sok sibuknya dengan dunia nyata skrg. tunggu lanjutannya yaa~

Iklan

One thought on “[Virus Chajin] Priority

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s