AB Style : Flipped

2

Writer:  hellospringbreeze

Tao and Ji

Please read this first

Lovely Song: Thinking Out Loud – Ed sheeran

Sore itu  Ji Young berlari menyeberangi jalan dengan cepat, Gucci handbag bewarna hitam yang seharus ia jinjing di lengan kirinya kini beralih fungsi menjadi penutup kepala karena hujan yang begitu deras. Berkali-kali ia mengumpat dalam hatinya, “Mengapa harus hujan di saat seperti ini?

Kalau saja hujan tak begitu lebatnya seperti sore ini, mungkin Ji Young tak akan begitu tergesa-gesa untuk mencapai tujuannya. Bahkan ia harus rela high heels c&k nya basah. Saat melihat café yang ia tuju, Ji Young  berlari semakin cepat membelah hujan, entah apa yang membuatnya begitu bersemangat.

Sebelum membuka pintu restoran, ia sedikit membetulkan penampilannya meski sebenarnya percuma mengingat sebagian pakaiannya telah basah. Meski sedikit malu dengan keadaannya yang tidak dalam kondisi baik, Ji Young tetap mengedarkan pandangannya dengan mata yang berbinar-binar.

Kemudian gadis dengan pakaian warna mint ini berjalan santai menghampiri seseorang di sudut café dengan milk tea hangatnya.

—88—

Tidak ada yang mengerti mengapa ini terjadi.

Jika dilihat dengan seksama, gadis yang sedang duduk di depan grand piano ini terlihat aneh. Di siang hari yang begitu cerah seperti hari ini, ia menggunakan navy blue short skirt dengan atasan kemeja croptop yang tidak menutupi sebagian perutnya. Rambut sebahunya tergerai begitu saja. Tidak ada make up yang berlebihan, ia hanya menggunakan sesuatu pada bibirnya sehingga ia terlihat begitu manis dengan warna bibir yang lembut. Kuku-kuku jari tangannya bercat biru langit, ia juga terlihat mengenakan wedge platform shoes bludru yang terlihat indah di kaki putihnya.

Sejak kepindahannya ke negeri tropis ini tahun lalu tidak ada lagi ripped jeans yang selalu melekat di kaki jenjang itu, tidak ada lagi kaca mata hitam yang selalu ia bawa kemana-mana, juga tidak ada lagi rambut panjang sepunggung yang tergerai bebas begitu saja.

Gadis ini jadi semakin banyak bicara, ia bahkan tak sungkan-sungkan berlari hanya untuk memeluk ayahnya yang baru saja pulang sambil berkata “Ayah aku rindu,”

Ia kembali menjadi seorang Park Ji Young kecil yang penuh dengan kebahagian. Ia tak pernah terlihat bersedih kagi belakangan ini.

Mungkin tak banyak orang yang tahu apa yang membuat gadis Thailand ini kembali seperti ia yang dulu.

Hanya satu alasan, seseorang yang tak akan pernah lagi ia sebutkan namanya.

Karna apa yang ia lakukan sekarang, semata-mata hanya untuk melupakan ‘dia’.

—88—

Salju turun dengan ringan di Seoul. Zi Tao melihat butiran salju yang jatuh dengan mata teduh. Meski sudah satu tahun berlalu sejak kepergian kekasihnya. Tak pernah sedetik pun ia bisa melupakan sosok menawan itu. Bahkan terasa seperti baru kemarin saat gadis itu melingkarkan lengannya hangat di tubuh Zi Tao. Di balik setiap senyum dan tawanya masih ada rasa rindu pada gadis Thailand itu.

Cekungan matanya terlihat semakin hitam. Bukan, bukan karna ia bersedih. Hanya saja Ji Young masih sering membuatnya tak bisa tidur. Zi Tao akan tersenyum kala mengingat keikhlasannya membuat Ji Young pergi, meski harus terlebih dahulu menyakitinya.

Tidak ada yang ia rasa lebih baik lagi selain melakukan itu.

Disaat semua orang mengira ia sudah melupakan Ji Young dan beralih ke gadis lain, Zi Tao malah sibuk membuat sesuatu di waktu senggangnya.

Sesuatu yang ia yakin akan membuat Ji Young mengerti mengapa ia melakukan semua ini.

——–

NB: this is just the beginning

kangen bgt nulis meski cuma bisa di sela-selanya sela-sela waktu

Iklan

One thought on “AB Style : Flipped

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s