Virus ChaJin : The Hidden

THE HIDDEN

The Hidden

Author: Immocha | Leght: Ficlet |Cast: Park Chanyeol & Kim Hyo Jin | Genre: Romance

Author Note:

Buat Chaca sama Muti, terima kasih banyak. *lempar Tao sama Kris*

Please read Kim Hyo Jin’s Profile before read this fanfic.

 ________

May 2nd 2013 | 17:00 KST

SM Building, Gangnam-gu, Seoul.

Hyojin melangkahkan kakinya memasuki salah satu gedung agensi terbesar Korea Selatan, SM Entertainment. Kedua tangannya sibuk menjinjing plastic bag yang penuh berbagai macam makanan ringan dan minuman dingin. Ia merogoh saku celananya dengan susah payah untuk sekedar mengambil handphonenya.

“Belum terlambat, aku harus cepat,” gumamnya sendiri.

Ia sengaja berkunjung ke SM untuk memberikan semangat pada Chanyeol. Setelah kepindahannya ke apartment yang baru ia tak ada kesibukan, bahkan untuk sekedar kencan saja tidak, yang ia lakukan mungkin hanya bermain seharian bersama Toms atau memainkan beberapa alat musik yang sengaja ia bawa. Akhir-akhir ini, Chanyeol tidak diizinkan membawa handphonenya saat comeback-nya tinggal menghitung hari seperti saat ini. Tak jarang Chanyeol mengunjungi apartment-nya di tengah malam hanya untuk memastikan kondisi kekasihnya itu baik-baik saja, terkadang Chanyeol datang pagi-pagi buta untuk menemani Hyojin sarapan pagi.

Hyojin menghentikan langkah kakinya di depan pintu bertuliskan practice room, sedikit ragu untuk membuka pintunya. Setelah terdiam beberapa saat, Hyojin memberanikan diri untuk memasuki ruangan itu. Hyojin menyembulkan kepalanya untuk memastikan ia tak salah masuk ruangan.

“Annyeonghaseyo,” ujarnya pelan tapi cukup terdengar oleh ke dua belas lelaki yang sedang duduk menggerombol.

Dua belas laki-laki itu serentak menoleh ke sumber suara. Mereka semua saling berpandangan karena tak mengenal gadis yang masih berdiri terpaku di mulut pintu. Harus menunggu beberapa detik bagi Chanyeol untuk menyadari bahwa gadis itu adalah gadisnya. Ia juga terkejut melihat kedatangan Hyojin. Chanyeol berdiri dari duduknya dan segera menghampiri Hyojin yang tersenyum bahagia melihat tingkah excited Chanyeol. Sedangkan ke sebelas orang yang lain masih saling berpandangan, beberapa diantara menggedikkan bahu, seolah menjawab tatapan member lain.

“VJ kenapa tak memberi tahuku jika kau akan datang kemari huh?”

“Sebenarnya aku ingin menelponmu, tapi bukankah handphone-mu ada di manager oppa?”

“Ah, iya. Aku lupa, maafkan aku ne?”

Hyojin mengangguk.

“Chanyeol-ah, siapa itu? Kau tak ingin memperkenalkannya pada kami?” teriak Suho nyaring.

“Kajja!”

Chanyeol menarik pergelangan tangan Hyojin, sedangkan yang ditarik hanya patuh mengikuti langkah lelaki jakung itu.

“Annyeonghaseyo, Kim Hyojin imnida. Senang bertemu dengan oppa semuanya.”

“Perlukah kami memperkenalkan diri kami satu persatu?” tanya Chen ramah.

“Tidak perlu, aku tau nama kalian semua. Chanyeol sering membicarakan kalian.”

“Hyojin-ah, yeojachingu Chanyeol hyung?

“H-h..”

“Tak perlu kau jawab pertanyaan Sehun. Apa yang kau bawa itu VJ?”

Chanyeol menunjuk plastic bag Hyojin dengan muka yang sangat ingin tahu.

“Ah, iya aku hampir saja lupa. Ini ada sedikit makanan dan minuman untuk oppadeul.”

Tanpa menunggu aba-aba lagi Kai dan Baekhyun langsung merangkak maju mendekati plastic bag yang dibawa Hyojin. Rumor yang selama ini berkembang jika ada kerabat Chanyeol yang datang berkunjung dan membawa makanan kemudian Baekhyun dan Kai yang menghabiskan itu benar-benar terjadi.

Hwoa, kau benar-benar datang disaat yang tepat gadis Chan hyung. Benarkan Baekki hyung?” tanya Kai yang langsung dapat anggukan dari Baekhyun.

Ya! Ya! jangan kalian bawa semua. VJ kan membawakan itu untukku,” protes Chanyeol.

“Hyung, Hyojin bilang untuk oppadeul bukan untukmu,” sela Tao.

“Dasar evil maknae,” gumam Hyojin pelan dan Chanyeol tertawa mendengar ucapan itu.

“VJ, kau tadi menyebutnya apa? Evil maknae?”

Chanyeol masih tak bisa menghentikan gelak tawanya yang semakin menjadi. Hyojin tertunduk malu, ia merutuki dirinya kenapa bibirnya tak bisa berenti menilai orang secara langsung.

Duibuqi1 Tao ge..”

Hyojin membungkukkan badannya meminta maaf menggunakan bahasa ibu Tao –China- atas perbuatan tak mengenakkannya tadi.

Meiguanxi. Ni keyi shuo zhongguo ma?2

Yidiar.3

Tao mengangguk paham dengan perkataan Hyojin. Chanyeol mendelik kaget.

“Kau bisa bahasa China? Omo! Uri VJ jjang!”

Chanyeol lagi-lagi menunjukkan tingkah excitednya yang membuat Hyojin menundukkan kepala karena malu.

“Kau berlebihan Channie.”

“Jadi sejak kapan kalian, hmm..kau tau maksudku bukan?” tanya Baekhyun sambil mengunyah makanan.

“Dua bulan yang lalu hyung.”

“Chukae!”

“Hari ini bukankah hari ulang tahun kungfu panda Tao hyung?” ujar Sehun.

Hmm, ne. Bagaimana jika malam ini kita merayakan pesta kecil-kecilan? Kau juga harus bergabung Hyojin-ah,” sambung Lay.

“Jika tidak keberatan.”

Tao melirik jam dinding di ruangan latihan dance mereka. Ia berdiri dan segera merapikan tasnya.

“Huang Zi Tao, kau mau kemana?” tegur Lay saat mendapati Tao yang sedang terburu-buru.

“Maaf hyung, aku harus pergi sebentar. Aku ada janji dengan seseorang.”

“Gadis eoh? Jangan bilang itu yeojachingumu.”

“Jika iya, aku akan mengenalkannya pada kalian.”

Setelah mengatakan itu Tao langsung menghilang dibalik pintu. Hyojin dan member EXO lain masih berbincang-bincang untuk mengakrabkan diri, terlebih Lay, ia sangat senang mengetahui Hyojin bisa sedikit berbicara bahasa ibunya.

“Kajja, kita kembali ke dorm. Jinni-ya, ikut ke dorm kami?”

“Aniya, oppa. Aku langsung pulang saja, tak ingin menganggu istirahat kalian. Gomawo D.O oppa.”

“Aigoo, uri Jinni begitu perhatian,” ledek Kai dan Sehun hampir bersamaan, sedangkan Hyojin hanya menanggapinya dengan senyuman.

“Padahal aku ingin mengenalkanmu pada yeojachingu-ku,” ujar Suho sedikit kecewa.

“Kita masih bisa bertemu lain waktu oppa.”

“Baiklah, aku akan mengantarkanmu VJ. Kajja!”

Chanyeol menggenggam erat pergelangan tangan Hyojin. Hyojin terpaksa membungkuk untuk memberi salam pada member EXO yang lain dengan berjalan, karena Chanyeol tak melepaskan genggaman tangannya. Chanyeol memasukkan salah satu tangan Hyojin kedalam saku coatnya. Ia tahu jika Hyojin tidak cukup kuat jika berada di tempat bersuhu dingin terlalu lama.

“Channie oppa,”

Hmm?”

Chanyeol bergumam pelan tanpa berniat melihat Hyojin. Mereka masih terus berjalan, menghiraukan beberapa orang yang melihatnya saat berpapasan dengan mereka.

“Tak perlu mengantarku ke apartment. Aku ingin pergi ke taman.”

“Baiklah, aku akan menemanimu.”

“Jangan. Bagaimana jika banyak orang di luar sana yang mengenalimu? Terlebih lagi fansmu.”

“Jadi kau ingin pergi kesana sendiri?”

Hyojin mengangguk.

“Baiklah. Tapi, kau harus berjanji padaku untuk tidak pulang terlalu malam. Suhu Seoul saat ini 16º dan kau harus ingat tubuhmu rentan terhadap suhu dingin. Aku –”

Hyojin menangkup kedua tangannya di muka Chanyeol, ia perlu sedikit berjinjit agar bisa mensejajarkan mukanya dengan Chanyeol.

“Arraseo Channie oppa. Aku bisa menjaga diriku dengan baik.”

Chanyeol terpaku karena perlakuan Hyojin yang dapat menghentikan ucapannya. Ia tersenyum, kedua tangannya merapikan scraft yang digunakan Hyojin untuk membungkus lehernya.

“Aku percaya. Jaga diri baik-baik dan segera pulang.”

“Aku pergi dulu, Channie oppa anyyeong~”

Hyojin membalikkan badannya setelah melambaikan tangan tanda perpisahan.

20.15 KST | Cheonggyecheon Stream, Seoul.

Niat awalnya yang ingin mengunjungi Yeouido Park malah berujung di Cheonggyecheon Stream. Hyojin terduduk sendiri di salah satu sudut Cheonggyecheon. Alasan ia kemari hanya ingin menyendiri, sepertinya beberapa memori yang sengaja ia tutup mencuat keluar begitu saja. Ia hanya duduk dan menunduk menatap aliran air sungai yang begitu tenang. Setetes air mata lolos begitu saja, ia tak mencoba untuk menahannya keluar. Ia hanya ingin mengeluarkan apa yang ia simpan sendiri, ia tak ingin menunjukkan semua itu di depan Chanyeol. Alasannya sederhana, tak ingin membuat Chanyeol mengkhawatirkan keadaannya berlebihan.

“Mommy, I miss u,” gumamnya lirih di sela isak tangisnya.

Cuaca Seoul memang sedikit kacau mengingat sekarang seharusnya sudah berada di awal musim panas. Suhu di seoul memang tak sedingin saat musim dingin, hanya saja bagi Hyojin udara malam ini cukup menusuk ke rongga dadanya.

Hyojin semakin mengeratkan jaket yang ia kenakan, kedua tangannya pun sudah mengepal keras di dalam saku jaketnya.

“Ayolah, semua baik-baik saja. Kumohon.”

Hyojin berharap banyak dengan kondisi tubuhnya. Ia tahu benar seberapa titik batas daya tahan tubuhnya untuk menghadapi udara dingin, namun sifatnya yang keras kepala selalu meyakini bahwa dia masih kuat lebih dari titik terendahnya itu. Hyojin mulai kesusahan bernafas, paru-parunya seolah-olah terhimpit, tangan kanannya mencoba menekan dadanya. Ia merasakan badannya mulai ringan, kedua matanya pun terlihat sayu menahan sakitnya. Ia tak dapat lagi menyimbangkan dirinya, badannya terjungkal kebelakang.

Belum sempat ia menyentuh kerasnnya tanah, tapi tubuhnya telah ditopang oleh seseorang yang sedang berjalan melewatinya. Gadis itu terlihat panik melihat seorang gadis yang tengah tak sadarkan diri terjatuh tepat didepannya.

“Agashi, kau kenapa? Apa yang terjadi?”

••• ♦ ♦ •••

1 Maaf

2 Tidak apa. Kamu bisa berbicara bahasa China?

3 Sedikit

Iklan

12 thoughts on “Virus ChaJin : The Hidden

  1. wah ternyata Jinni-ya di sambut baik ya sama member EXO. enak deh yang udah kenalan sama member EXO yang lain (caca iri dengki). ditunggu ficnya virus chanjin yg lainnya ya~ hyojin kangen mama? sini nak *pukpuk hyojin*

    • wkwkkw..
      makanya kamu buat jiji dikenalin sama member yang lain 😀
      iya hyojin kangen emaknya 😦 ciyan..
      ditunggu aja lanjutannya masi lama. bhahaha *dirajam*

  2. *tangkap Kris *simpen dalam kantong *Depik ngambek *berdansa ria
    Wahai Channie Girin oppa ku tersayang, kau tidak mau menyusul Hyojin diam2 begitu? Ya! Girin!
    kkk aku ga bisa bayangin ekspresi Chanyeol waktu hyojin menangkupkan tangannya ke pipi. kkk pasti lucu dan imut banget. apalagi matanya *berbinar2 *diseretChen

  3. kak echa :3 chanyeolnya ga perhatian masa jinni ditinggal sendiri.
    /tabok chanyeol trus lempar/ gabisa bayangin jinni sama tiang jalan bareng :3

    • Haloo bila~
      Sementara dibuat begitu aja itu si kembaran Gwangsoo, perhatian gak perhatian sih #plak
      Jinni jalan bareng tiang yaa bgtulah~ wanita ideal tiang listrik itu kan tingginya 170cm sedangkan jinni 169 jadi masi bisa tumbuh lah kan masi muda. hahahha 😀
      makasih komennya ^^

  4. Keren banget ceritanya ^^ penasaran yang nolong hyojin siapa? Jangan bilang nanti dia ngerusak hubungan chanyeol-hyojin lagi -_- ditunggu cerita selanjutnya ^^ ps:boleh manggil eonni gak? Biar gausah manggil author sekalian biar deket hehehe

    • Makasih, sohee-ya 🙂 *gak tau mau panggil apa*
      Gadisnya ditunggu aja, semoga next story sudah keungkap.
      Boleh kok panggil eonni, dengan senang hati ^^

  5. VJ sakit yaaa >,<
    sik asik, ada Yixing :3 jadi itu kenapa Yixing deket sama Hyojin ya kak, soalnya Yixing suka sama dia yang bisa ngerti bahasa ibunya ahihi ^^b Hyojin jjang
    aduh itu gimana nasibnya Hyojin, ditunggu kelanjutannya ya kak 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s