JoonJoo’s Mate : A Date ?

Cover7

Author : Namu (@oncemelody)

Cast : Kim Joonmyun ( Suho EXO ) and Seo Injoo ( OC )

Other Cast : EXO’s member  and Btob’s Eunkwang

Rating : G

Lenght : Oneshoot, Series ( 1002 words)

Category : Romance, Fluff

Recommended Song : Changmin 2AM ft Dahee GLAM – I Only See One Person

A/N : Sebenarnya ga puas sama yang ini tapi no comment 😥

Please read Injoo Seo’s Profile first before you read this fanfic. Its just beginning. So forgive me if this too short~

Happy Reading 🙂

Injoo’s room, Seoul

June 14th 2013

“Aku menyukaimu.”

Aku hampir gila hanya karena seseorang mengucapkan dua kata yang sangat sederhana itu kepadaku seminggu yang lalu. Dan sudah seminggu juga aku menghindar dari ‘orang’ tersebut.

Hariku bertambah kelam lagi jika mengingat Kim Joonmyeon sangat sibuk dan tidak bisa menemuiku hari ini. EXO sedang melakukan recording untuk Music Bank hari ini. Joonmyun sudah mewanti-wantiku untuk menontonnya nanti.

Aku sebenarnya membutuhkan seseorang yang ingin mendengar keluh kesahku tentang ‘orang’ itu. Bahkan Sung Shiwon, gadis jahat itu, lebih suka menghabiskan waktunya bersama kekasihnya daripada sahabatnya yang malang ini.

Sebenarnya ‘orang’ itu bukan orang asing lagi. Malah ‘orang’ itu adalah orang terdekatku yang paling ku sayangi. Siapa lagi jika bukan Yook Sungjae. Magnae BTOB itu pergi menemuiku seminggu yang lalu di kampus dan menyeretku ke tempat sepi.

Ku pikir dia hanya ingin mengajakku mengobrol seperti biasa bukannya malah mengutarakan perasaannya. Aku tahu dia berhak mengakui perasaannya kepadaku. Toh semua orang mempunyai hak untuk menyukai orang lain. Lagi pula dia tidak memintaku menjadi pacarnya.

Aku tidak ingin membuat Sungjae terluka. Bagaimanapun pasti menyakitkan jika orang yang kau sukai ternyata tidak bisa membalas perasaanmu. Baiklah, aku memang menyukai Sungjae, tapi hanya sebatas saudara saja.

“Eotteokeeee~~!” aku melempar bantal yang ku peluk tadi hingga mendarat di lantai. Tidak ada yang ku bisa kulakukan hari ini. Jadi, aku hanya bersantai di tempat tidur seharian.

Tiba-tiba ponselku bergetar dan menampilkan sebuah pesan singkat dari Shiwon.

 “Music bank hari ini sudah dimulai. Kau harus menontonnya.”

Lalu aku pun membalas pesannya.

 “Oke.”

Dengan malas aku berjalan ke luar kamar dan melihat Eunkwang sedang menonton televisi. Aku menghampirinya dan merampas remote TV di tangannya.

“Aku ingin melihat Music Bank!” seruku saat dia bertahan untuk tidak memberiku remote itu. ‘

“Aku juga ingin menonton,” balas Eunkwang tidak mau kalah. “Lagipula biasanya kau menontonnya di youtube.”

“Tidak mau. Butuh waktu lama menunggu ada yang menguploadnya di youtube. Aku ingin menontonya di televisi.”

Terjadi sedikit keributan di ruang keluarga Seo petang itu. Untunglah Ibu muncul dengan membawa Samgyupsal dan berhasil mengalihkan perhatian Eunkwang Oppa hingga aku berhasil merebut remote TV.

Eunkwang Oppa akhirnya menyerah dan membiarkanku menguasai televisi. Sementara dia mengekori Ibu ke dapur dan memakan sendiri Samgyupsal yang Ibu bawa.

Hari ini EXO menggunakan kostum bewarna putih. Kim Joonmyun terlihat tampan dengan pakaian itu. Walaupun sebenarnya Kim Joonmyun akan terlihat tampan dengan pakaian apapun. Mataku tidak berhenti menatapnya hingga mereka menyelesaikan lagu mereka.

Lalu sampailah diakhir acara. Entah mengapa jantungku ikut berdebar saat penentuan siapa yang berada diposisi pertama minggu ini. Aku berteriak senang dan meloncat-loncat di atas sofa seperti anak kecil. EXO mendapatkan kemenangan pertama mereka.

Dan oh apa itu? Kim Joonmyun menangis? What a cry baby. Wajahnya menjadi terlihat aneh ketika dia menangis seperti itu. -___-

Ponselku kembali bergetar.

“Pergi dan temui kekasihmu. Dia akan bertambah senang jika melihatmu.”

Dari Sung Shiwon. Hal itu membuatku bergegas berlari ke kamar dan mengganti bajuku dan menyambar jaketku sebelum keluar.

“Yak, Seo Injoo mau kemana kau!” kudengar Eunkwang Oppa berteriak ketika aku sudah berada di depan pintu apartemen. Dengan cepat aku memakai sepatuku.

“Aku akan segera kembali, captain!” teriakku sebelum menutup pintu apartement dibelakangku. Suasana hatiku sedikit cerah kembali ketika mengingat aku akan bertemu Joonmyun. Sudah hampir seminggu lebih aku tidak bertemu dengannya.

^^^

Keadaan backstage sedikit berisik saat aku menyelinap masuk dengan berbekal Coordi ID  yang pernah di berikan Joonma untukku agar bebas masuk tanpa dicurigai. Kulihat Taemin Oppa sedang bermain dengan Jongin yang menangis di sudut ruangan.

“Hai, Kim Jongin. Aku tak tahu kau juga bisa menangis,” sapaku dan Taemin Oppa langsung tertawa terbahak-bahak mendengar perkataanku.

“Pergi kau,” seru Jongin dengan suara seraknya karena menangis.

“Jangan mengganggunya, Joo-ya. Setidaknya aku sudah mengabadikan moment menyedihkannya,” sahut Taemin Oppa sambil memperlihatkan ponselnya dan menyodorkannya kepadaku.

Aku tidak bisa berhenti tertawa melihat sebuah video yang di rekam Taemin Oppa beberapa saat lalu itu. Jongin lantas menyentil dahiku ketika aku tidak bisa menghentikan tawaku.

“Hyung, bawa pergi kekasih kesayanganmu ini dari sini. Dia menertawaiku,” adu Jongin ketika melihat Joonmyun menghampiri kami bertiga. Joonmyun terlihat tidak memperdulikan Jongin dan malah tersenyum padaku. Hahaha bisa kulihat wajah Jongin bertambah masam melihatnya.

“Kau menangis,” ujarku ketika dia sudah berada didekatku. Joonmyun mendecak. “Jangan bicarakan itu,” sahutnya.

Aku terkekeh melihat wajahnya cemberut. Sungguh, saat melihatnya menangis aku hanya bisa tertawa. Wajahnya terlihat aneh. Jangan anggap aku sebagai kekasih yang jahat. Joonmyun Oppa menarik tanganku dan duduk di sebuah sofa di dalam ruang tunggu itu. Wajah cemberutnya sudah menghilang dan digantikan oleh senyumannya yang paling kusukai.

Untuk sementara waktu aku bisa melupakan masalahku dengan Yook Sungjae. Bukan masalah besar, hanya aku yang membesar-besarkannya sementara Sungjae bisa hidup dengan tenang sekarang.

“Bagaimana kabarmu?” tanya Joonmyun sambil memainkan jari-jari tanganku.

Tidak baik. Gara-gara Sungjae itu. Oh, bukankah aku sudah melupakan dirinya tadi.

“Seperti yang Oppa lihat,” jawabku dan tersenyum padanya. Tapi aku sedikit heran dengan sikap Joonmyun Oppa. Jika ku lihat di video yang ku download dari Youtube, sikapnya tidak setenang seperti sekarang. Dia biasanya suka bercanda dengan tiang listrik yang bermarga Park itu.

(Bukti disini, disini, dan disini)

“Tapi Oppa terlihat aneh ketika menangis, sungguh,” ucapku lagi.

“Bukankah sudah ku bilang jangan membicarakan itu lagi.” Aku tertawa kecil melihat reaksinya.

“Apa kau punya waktu senggang sabtu depan nanti?” tanya Joonmyun tiba-tiba. Aku mengangguk. Memang ada apa dengan sabtu depan nanti?

“Ku pikir kau tahu jika hari sabtu aku tidak mempunyai jadwal kuliah apapun?” tanyaku balik sekaligus menjawab pertanyaannya.

“Aku ingin mengajakmu ke sesuatu tempat,” sahutnya lagi. Keluar? Apakah dia mengajakku kencan? Tapi aku tidak mempunyai pengalaman dalam berkencan sebelumnya.

“Kemana?”

“Kau akan tahu nanti,” katanya senang.

“Ngomong-ngomong aku sudah mengunduh beberapa videomu, mau lihat?” Aku mengeluarkan ponselku dan membuka aplikasi pemutar video yang membuka sebuah video yang ku unduh saat dalam perjalanan kemari.

Joonmyun Oppa mengambil alih ponselku. Belum beberapa menit menonton video yang kutunjukkan dia sudah menutup video itu lalu menghapusnya dan mengembalikan ponselku dengan wajah di tekuk seribu.

“Jangan pernah melihatnya lagi, Seo Injoo,” ancam Joonmyun Oppa lalu dia beranjak meninggalkanku. Tapi jika dilihat-lihat lagi wajahnya terlihat lucu jika sedang menangis seperti itu.

Suddenly

Injoo’s room, Seoul

June 14th 2013

“Aku menyukaimu.”

Aku hampir gila hanya karena seseorang mengucapkan dua kata yang sangat sederhana itu kepadaku seminggu yang lalu. Dan sudah seminggu juga aku menghindar dari ‘orang’ tersebut.

Hariku bertambah kelam lagi jika mengingat Kim Joonmyeon sangat sibuk dan tidak bisa menemuiku hari ini. EXO sedang melakukan recording untuk Music Bank hari ini. Joonmyun sudah mewanti-wantiku untuk menontonnya nanti.

Aku sebenarnya membutuhkan seseorang yang ingin mendengar keluh kesahku tentang ‘orang’ itu. Bahkan Sung Shiwon, gadis jahat itu, lebih suka menghabiskan waktunya bersama kekasihnya daripada sahabatnya yang malang ini.

Sebenarnya ‘orang’ itu bukan orang asing lagi. Malah ‘orang’ itu adalah orang terdekatku yang paling ku sayangi. Siapa lagi jika bukan Yook Sungjae. Magnae BTOB itu pergi menemuiku seminggu yang lalu di kampus dan menyeretku ke tempat sepi.

Ku pikir dia hanya ingin mengajakku mengobrol seperti biasa bukannya malah mengutarakan perasaannya. Aku tahu dia berhak mengakui perasaannya kepadaku. Toh semua orang mempunyai hak untuk menyukai orang lain. Lagi pula dia tidak memintaku menjadi pacarnya.

Aku tidak ingin membuat Sungjae terluka. Bagaimanapun pasti menyakitkan jika orang yang kau sukai ternyata tidak bisa membalas perasaanmu. Baiklah, aku memang menyukai Sungjae, tapi hanya sebatas saudara saja.

“Eotteokeeee~~!” aku melempar bantal yang ku peluk tadi hingga mendarat di lantai. Tidak ada yang ku bisa kulakukan hari ini. Jadi, aku hanya bersantai di tempat tidur seharian.

Tiba-tiba ponselku bergetar dan menampilkan sebuah pesan singkat dari Shiwon.

 “Music bank hari ini sudah dimulai. Kau harus menontonnya.”

Lalu aku pun membalas pesannya.

 “Oke.”

Dengan malas aku berjalan ke luar kamar dan melihat Eunkwang sedang menonton televisi. Aku menghampirinya dan merampas remote TV di tangannya.

“Aku ingin melihat Music Bank!” seruku saat dia bertahan untuk tidak memberiku remote itu. ‘

“Aku juga ingin menonton,” balas Eunkwang tidak mau kalah. “Lagipula biasanya kau menontonnya di youtube.”

“Tidak mau. Butuh waktu lama menunggu ada yang menguploadnya di youtube. Aku ingin menontonya di televisi.”

Terjadi sedikit keributan di ruang keluarga Seo petang itu. Untunglah Ibu muncul dengan membawa Samgyupsal dan berhasil mengalihkan perhatian Eunkwang Oppa hingga aku berhasil merebut remote TV.

Eunkwang Oppa akhirnya menyerah dan membiarkanku menguasai televisi. Sementara dia mengekori Ibu ke dapur dan memakan sendiri Samgyupsal yang Ibu bawa.

Hari ini EXO menggunakan kostum bewarna putih. Kim Joonmyun terlihat tampan dengan pakaian itu. Walaupun sebenarnya Kim Joonmyun akan terlihat tampan dengan pakaian apapun. Mataku tidak berhenti menatapnya hingga mereka menyelesaikan lagu mereka.

Lalu sampailah diakhir acara. Entah mengapa jantungku ikut berdebar saat penentuan siapa yang berada diposisi pertama minggu ini. Aku berteriak senang dan meloncat-loncat di atas sofa seperti anak kecil. EXO mendapatkan kemenangan pertama mereka.

Dan oh apa itu? Kim Joonmyun menangis? What a cry baby. Wajahnya menjadi terlihat aneh ketika dia menangis seperti itu. -___-

Ponselku kembali bergetar.

“Pergi dan temui kekasihmu. Dia akan bertambah senang jika melihatmu.”

Dari Sung Shiwon. Hal itu membuatku bergegas berlari ke kamar dan mengganti bajuku dan menyambar jaketku sebelum keluar.

“Yak, Seo Injoo mau kemana kau!” kudengar Eunkwang Oppa berteriak ketika aku sudah berada di depan pintu apartemen. Dengan cepat aku memakai sepatuku.

“Aku akan segera kembali, captain!” teriakku sebelum menutup pintu apartement dibelakangku. Suasana hatiku sedikit cerah kembali ketika mengingat aku akan bertemu Joonmyun. Sudah hampir seminggu lebih aku tidak bertemu dengannya.

^^^

Keadaan backstage sedikit berisik saat aku menyelinap masuk dengan berbekal Coordi ID  yang pernah di berikan Joonma untukku agar bebas masuk tanpa dicurigai. Kulihat Taemin Oppa sedang bermain dengan Jongin yang menangis di sudut ruangan.

“Hai, Kim Jongin. Aku tak tahu kau juga bisa menangis,” sapaku dan Taemin Oppa langsung tertawa terbahak-bahak mendengar perkataanku.

“Pergi kau,” seru Jongin dengan suara seraknya karena menangis.

“Jangan mengganggunya, Joo-ya. Setidaknya aku sudah mengabadikan moment menyedihkannya,” sahut Taemin Oppa sambil memperlihatkan ponselnya dan menyodorkannya kepadaku.

Aku tidak bisa berhenti tertawa melihat sebuah video yang di rekam Taemin Oppa beberapa saat lalu itu. Jongin lantas menyentil dahiku ketika aku tidak bisa menghentikan tawaku.

“Hyung, bawa pergi kekasih kesayanganmu ini dari sini. Dia menertawaiku,” adu Jongin ketika melihat Joonmyun menghampiri kami bertiga. Joonmyun terlihat tidak memperdulikan Jongin dan malah tersenyum padaku. Hahaha bisa kulihat wajah Jongin bertambah masam melihatnya.

“Kau menangis,” ujarku ketika dia sudah berada didekatku. Joonmyun mendecak. “Jangan bicarakan itu,” sahutnya.

Aku terkekeh melihat wajahnya cemberut. Sungguh, saat melihatnya menangis aku hanya bisa tertawa. Wajahnya terlihat aneh. Jangan anggap aku sebagai kekasih yang jahat. Joonmyun Oppa menarik tanganku dan duduk di sebuah sofa di dalam ruang tunggu itu. Wajah cemberutnya sudah menghilang dan digantikan oleh senyumannya yang paling kusukai.

Untuk sementara waktu aku bisa melupakan masalahku dengan Yook Sungjae. Bukan masalah besar, hanya aku yang membesar-besarkannya sementara Sungjae bisa hidup dengan tenang sekarang.

“Bagaimana kabarmu?” tanya Joonmyun sambil memainkan jari-jari tanganku.

Tidak baik. Gara-gara Sungjae itu. Oh, bukankah aku sudah melupakan dirinya tadi.

“Seperti yang Oppa lihat,” jawabku dan tersenyum padanya. Tapi aku sedikit heran dengan sikap Joonmyun Oppa. Jika ku lihat di video yang ku download dari Youtube, sikapnya tidak setenang seperti sekarang. Dia biasanya suka bercanda dengan tiang listrik yang bermarga Park itu.

(Bukti disini, disini, dan disini)

“Tapi Oppa terlihat aneh ketika menangis, sungguh,” ucapku lagi.

“Bukankah sudah ku bilang jangan membicarakan itu lagi.” Aku tertawa kecil melihat reaksinya.

“Apa kau punya waktu senggang sabtu depan nanti?” tanya Joonmyun tiba-tiba. Aku mengangguk. Memang ada apa dengan sabtu depan nanti?

“Ku pikir kau tahu jika hari sabtu aku tidak mempunyai jadwal kuliah apapun?” tanyaku balik sekaligus menjawab pertanyaannya.

“Aku ingin mengajakmu ke sesuatu tempat,” sahutnya lagi. Keluar? Apakah dia mengajakku kencan? Tapi aku tidak mempunyai pengalaman dalam berkencan sebelumnya.

“Kemana?”

“Kau akan tahu nanti,” katanya senang.

“Ngomong-ngomong aku sudah mengunduh beberapa videomu, mau lihat?” Aku mengeluarkan ponselku dan membuka aplikasi pemutar video yang membuka sebuah video yang ku unduh saat dalam perjalanan kemari.

Joonmyun Oppa mengambil alih ponselku. Belum beberapa menit menonton video yang kutunjukkan dia sudah menutup video itu lalu menghapusnya dan mengembalikan ponselku dengan wajah di tekuk seribu.

“Jangan pernah melihatnya lagi, Seo Injoo,” ancam Joonmyun Oppa lalu dia beranjak meninggalkanku. Tapi jika dilihat-lihat lagi wajahnya terlihat lucu jika sedang menangis seperti itu.

KKEUT

Maapkan aku endingnya maksa 😥

Bonus pic

995807_553810621328239_1589848910_n

tumblr_moe467FeOP1riav2to1_500

Iklan
Entri ini ditulis dalam EXO GIRLS DAILY, JoonJoo's Mate dan di-tag , , , oleh Namujey. Buat penanda ke permalink.

Tentang Namujey

#EGGFAN 박정수. 당신의 반환을 기다리고 할 마지막 사람 될 것입니다. | 닉쿤아빠. 당신보다 더 좋은 건 없습니다. | 초규현. 내가가는 곳도 결국, 난 항상 당신에게 돌아갑니다. | 일단 멜로디, 영원히 멜로디. | 사랑해 주는 사람 만나 제발 행복하기를.KHUNTORIA ♥

9 thoughts on “JoonJoo’s Mate : A Date ?

  1. Hahaha lucu banget baca adegan kai taemin jahat banget ngevideoin temennya nangis ckckck ._. Keren kok ceritanya ditunggu cerita selanjutnya ^^ ps:boleh kan manggil eonnie? Biar lebih deket aja hehehe

    • hahaha… maap aku menistakan jongin disini xD
      boleh kok manggil unnie, kan disini tujuannya supaya kita bisa dekat satu sama lain dan berbagi 😀
      terimakasih udah baca + komen ❤

  2. buahahahaha dibahas Joo juga si Junmen yang nangis itu, momen langka sih emang LOL
    sempet was-was loh Nam pas kamu bahas tangisan di backstage itu, aku mikirnya jangan-jangan kamu bawa Yixing-ku juga dicerita, ahhh untung enggak XD dia nangis parah juga ya, jelek tapi lucu XD persis kayak Junmen dan Jongin~
    lagi-lagi Jongin numpang ngeksis :p
    lanjut Nam, lanjuuuuut XD

    • sebenarnya saya mau masukin yixing oppa tapi kelupaan.. -_-
      sumpah, waktu aku liat yixing nangis pengen ketawa malahan xD

      • nggak cuma pengen ketawa Nam, tapi aku udah ketawa sampe kejedot ranjang malah huhuhu *curcol XD
        untung deh nggak dimasukin :p hahaha

      • tungguin aja deh di cerita selanjutnya aku masukin sedikit moment yixing gege nangis xD hahahahah…/ketawakyuhyun/

      • aduh aduh aduh,
        yaudah aku terima deh hahaha yang penting jangan dinistain ya kekeke
        nggak yakin kalo Joo nggak nistain Yixing =,= pacar sendiri aja dinistain, kelakuan Joo nih LOL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s