DoReMi~ Hectic Day

doremi~hectic day

Title : DoReMi~ Hectic Day

Main Cast : DO Kyungsoo (EXO) and Min Hyo Sun (OC)

Genre : Romance   Length : about 1550 words

Rating : G

Author : IsshikiSaika

A nice poster from Kangdongmoon (@helloimpuput)

Kyungsoo masih berdiri di tempatnya dan menatap tajam ke arah Hyosun tanpa mengucapkan sepatah katapun. Dia  hanya memandang  gadis itu dengan alis bertaut , gadis ini mengacaukan rencananya untuk menghadiri agenda tepat waktu. Sepertinya  dia memang tidak bernasib baik hari ini.  Hyosun melirik sekilas ke arah Hayoung, berusaha berkomunkasi lewat lirikan mata dengan temannya itu tetapi Hayoung hanya menggeleng tidak mengerti. Hyosun tidak tahu apa yang harus dilakukannya  dihadapan laki-laki yang sedang memandangnya dari ujung kepala sampai ujung kaki dan tidak mengatakan apapun. Seandainya tatapan bisa membunuh pasti dia sudah terkapar tidak berdaya dari tadi.

“ hey Kyungsoo kemana saja  kau. Woah apa yang terjadi  disini?” tiba-tiba seseorang muncul dan menghampiri  Kyungsoo, dia terkejut begitu melihat keadaan pakaian temannya  yang sudah berlumuran moccachino.

“tanyakan saja pada gadis itu.” ujar Kyungsoo dengan nada ketus.

“apa  kau yang melakukan ini? “ pria itu menatap Hyosun lekat dan mengerutkan dahinya.

“Hyosun?”  tebak pria itu sambil menunjuk Hyosun.

“ Gikwang oppa??” seru Hyosun spontan ketika melihat sosok laki-laki didepannya yang tidak lain adalah sepupunya.

“apa yang kau lakukan disini? oh well, aku baru tahu kau pindah ke Seoul dua hari yang lalu dari ibuku. Jadi kau kuliah disini? Instrument college?” tanya Gikwang sambil tersenyum ramah. Hyosun mengangguk pelan sambil tersenyum.

“iya, hari ini hari pertama kuliahku. Oh iya oppa, mom  akan datang ke rumahmu untuk bertemu paman.” Ujar  Hyosun.

“ ah ne. Tentu saja kalian harus datang  ke rumahku-“ Gikwang tidak meneruskan kata-katanya, ia menoleh ke arah Kyungsoo .

“Kalian bisa meneruskan basa basinya nanti. Sebaiknya kita pergi sekarang, Mrs. Flo menunggu kita.” Kata Kyungsoo pada Gikwang.

“ oh, iya, baiklah. Hyosun-ah aku akan menghubungimu nanti, arasseo? ” Ujar Gikwang.

“tunggu, oppa, aku sudah mengotori blazernya. Jadi-“ Hyosun melirik ragu-ragu ke arah Kyungsoo yang sudah membalikkan badannya membelakangi mereka, dengan enggan laki-laki itu melepas blazernya lalu memberikannya pada Gikwang.

“katakan padanya untuk membersihkan dan mengantarkannya besok. Di ruang latihan kita.” Kata Kyungsoo lalu berjalan meninggalkan mereka. Hyosun menatap Kyungsoo dengan perasaan campur aduk. Orang itu, mengapa dia sangat ketus dan dingin? Astaga dan caranya menatap Hyosun sangat.. menakutkan. Hyosun mengutuk kecerobohannya sendiri. Bagaimana bisa dia membuat masalah dengan orang seperti itu? Hyosun menghela napas.

“ Hyosun-ah, lain kali kau harus berhati-hati. Tidak apa-apa, dia memang seperti itu. ini blazernya, besok kembalikan ke ruang latihan kami ya, jam tiga sore. “ jelas Gikwang lalu menyodorkan Blazer Kyungsoo ke arah Hyosun.

“ah, baiklah, keunde, oppa, dia tidak marah kan? Aku benar-benar tidak sengaja tadi.” Ujar Hyosun sambil memberengut.

“ne.. dia tidak marah. Tenang saja. sekarang cepat kembali ke kelasmu dan pastikan kau tidak melakukan kecerobohan lagi. Ara?” ujar Gikwang sambil tersenyum simpul. Hyosun  mengangguk patuh.

~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~

“jadi, Gikwang Seongsangnim itu sepupumu? Woaah.” Seru Hayoung, sepanjang perjalanan kembali ke kelas mereka membahas kejadian tadi pagi.

“iya, dia kakak sepupuku.  Tunggu, seongsangnim? guru? bagaimana bisa?” Hyosun mengernyitkan dahi bingung.

“nee.. unnie pernah mengikuti les di kelas vokal hanya untuk melihat Gikwang seongsangnim. Dia asisten dosen Hyosun-ah. Bagaimana kau bisa tidak tahu? Aiguu.” Ujar Hayoung sambil menatap Hyosun heran.

“aku tidak bertemu dengannya tiga tahun terakhir. Well, sepertinya dia dekat dengan Kyung sunbae itu. Jadi kalau besok dia tidak ada, aku akan menitipkan blazernya pada Gikwang oppa.” Kata Hyosun sambil memasukkan blazer Kyungsoo ke dalam tasnya.

“gurae.. ah, kau tahu Kyungsoo itu sangat terkenal disini. Dia seorang penyanyi dan dia member EXO, boyband rookie yang sedang naik daun tahun ini. Dia seorang idol.” Jelas Hayoung antusias.

“benarkah? berarti aku sudah membuat masalah dengan seorang idol terkenal.” Hyosun menghela napas panjang.

“ah, tidak separah itu Hyosun-ah, lagi pula dengan begitu kau bisa bertemu lagi dengan Kyungsoo sunbae. Walaupun kesannya dia dingin tapi dia sangat tampan bukan? Penggemarnya cukup banyak disini. Salah satunya ya aku. Hehe.” Kata Hayoung sambil terkikik geli.

“ya ampun. Ckckc. Aku hanya ingin masalah ini segera selesai dan aku tidak akan berurusan lagi dengannya.” ujar Hyosun sambil menggerutu.

“ haha, himnae Hyosun-ah! “ seru Hayoung sambil mengepalkan tangannya, menyemangati Hyosun yang terlihat kalut karena insiden itu. Hyosun hanya mengangguk dan tersenyum pasrah.

~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~♪~

Hyosun berjalan menelusuri gedung fakultasnya. Berusaha mencari ruang latihan Kyungsoo yang berdasarkan petunjuk Gikwang berada di lantai tiga dan di sebelah ruang opera mini. Sore itu, setelah kelas music history  Hyosun langsung bergegas keluar mencari ruangan yang dimaksud. Hyosun mempercepat langkahnya.

Beberapa saat kemudian, dia telah berdiri di sebuah ruangan sebelah opera mini. Ini pasti ruang latihan itu. batinnya. Hyosun memutar kenop pintu dan masuk ke ruangan itu. Begitu berada di dalam ruangan, seketika aroma kayu bercampur sweet orange menguar memasuki indra penciuman gadis itu. Sejuk dan menenangkan. Hyosun mengedarkan pendangan ke sekeliling ruangan. Tidak ada siapapun disini. Hyosun bermaksud meletakkan blazer Kyungsoo di meja kecil yang tidak jauh dari tempat dia berdiri namun sesuatu menarik perhatiannya. Sebuah Petite Grand Piano terletak di sudut ruangan. Entah apa yang membuat Hyosun berjalan mendekati piano itu, lalu duduk di depannya dan mulai memainkan jari-jarinya  yang ramping di atas tuts-tuts piano itu. Hyosun memainkan not alla turca, salah satu karya Mozart yang terkenal.

Gadis itu terus memainkan piano sampai tidak menyadari kalau Kyungsoo sudah berdiri di depan pintu dan memerhatikannya. Kyungsoo baru saja menyelesaikan kelasnya dan mendengar dentingan piano dari ruang latihannya, dia tidak menyangka gadis itu yang sedang memainkan piano. Sesaat Kyungsoo terpana melihat Hyosun dengan lincah memainkan jemarinya di atas piano, ekspresi senang, lepas dan nyaman tampak jelas di wajah gadis itu. Untuk beberapa menit dia hanya memandangi  Hyosun dan memperhatikan cara gadis itu bermain piano.

Kyungsoo tidak tahu bagian dirinya yang mana yang mengizinkan orang asing memasuki ruangannya. Dia terpaku memandangi Hyosun, gadis ini memiliki aura yang menyenangkan ketika bermain piano, selain itu dia terlihat anggun dan manis. Tunggu pikiran apa tadi? Ah dia bahkan tidak mengenal gadis itu. Kyungsoo berusaha mengenyahkan pikiran-pikiran tadi dari kepalanya.  Hyosun berhenti memainkan piano dan memandang keluar jendela, sinar matahari sore itu memasuki celah jendela dan membuatnya menyipitkan mata.

“sejak kapan kau disini?” suara Kyungsoo tiba-tiba mengejutkannya. Hyosun menoleh ke belakang dan mendapati sosok Kyungsoo berjalan ke meja dan meletakkan buku yang dibawanya disana.

“sepuluh menit yang lalu. Maaf, tadi aku mencoba sebentar piano ini.” Ujar Hyosun sambil menunjuk ke arah piano. Kyungsoo hanya bergumam dan mengangguk sekilas.

“ini blazer anda, Kyung sunbae. Maaf kemarin aku tidak sengaja mengotorinya.” Kata Hyosun sambil menyodorkan blazer yang terbungkus plastik itu ke arah Kyungsoo.

“oh, gomapta. “ ujar Kyungsoo lalu mengambil blazernya. Hyosun mengedarkan pandangannya kesekeliling ruangan.

“ini ruang latihan anda? Aku baru tahu kalau kau dan Gikwang oppa sering membuat berbagai project .” kata Hyosun. Matanya menelusuri penjuru ruangan yang cukup luas  itu, oh bahkan ada pantry kecil di sudut ruangan.

“ begitulah. Selama satu semester aku dan dia memiliki kontrak dengan Mrs. Flo, beliau yang mengizinkan kami menggunakan tempat ini.” Ujar Kyungsoo yang membuat Hyosun tertegun sejenak. Jadi orang ini bisa juga berbicara banyak.

“Mrs. Flo? Dosen kelas Vokal?” tanya Hyosun. Dia pernah mendengar nama itu dari Hayoung, Kyungsoo mengangguk. Tiba-tiba pintu terbuka dan tampak seorang wanita dengan penampilan animal printed  long dress yang dipadukan dengan scarf cokelat tua  dan kalung bertumpuk dilehernya. Wanita itu mengingatkan Hyosun pada seorang gipsi.

“Mrs. Flo?” ujar Kyungsoo setengah terkejut. Hyosun melebarkan matanya. Jadi wanita ini Mrs. Flo?

“hei. Sorry, tapi aku berniat mengecek penerangan diruangan ini. Aku ingin menggunakannya nanti malam untuk les tambahan kelas vokalku.” Jelas Mrs. Flo kemudian menoleh ke arah Hyosun.

“so, Who’s this girl Kyungsoo? “ tanya Mrs. Flo dengan pandangan jenaka, dia mengerling sekilas pada Kyungsoo, dia sudah menganggap Kyungsoo dan Gikwang seperti anaknya sendiri. Jadi dia sangat dekat dengan mereka.

“ ah, bukan seperti itu ma’am, dia kesini mengantar blazerku.” Jelas Kyungsoo dengan canggung. Hyosun tersenyum pada Mrs. Flo.

“anyeonghaseyo, Hyosun imnida.” Hyosun memperkenalkan diri.

“ow, nice girl, are you truly Korean?” tanya Mrs. Flo ramah.

“ah, anieyo. Mom is Wienese.” Jawab Hyosun. Mrs. Flo mengangguk.

“ aku akan membuat apple tea sore ini, kau bisa bergabung dengan kami kalau kau mau.” tawar Mrs. Flo.

“ah, aku sudah punya janji dengan temanku sore ini, mianhada. Aku sekalian ingin pamit sekarang. ” tolak Hyosun dengan sopan.

“ oh, sayang sekali, kapan-kapan kau harus mengajaknya minum teh Kyungsoo-ya.” Ujar Mrs. Flo sambil menoleh ke arah Kyungsoo. Kyungsoo hanya tersenyum sambil mengangguk sekenanya. Dia menatap Hyosun sekilas.

“kalau begitu saya pamit dulu. Anyeonghaseyo.” Ujar Hyosun sambil membungkuk.

“ne, see you next time sweetie.” Ujar Mrs. Flo sambil tersenyum. Kyungsoo mengikuti Hyosun yang berjalan mendekati pintu.

“apa kau perlu diantar?” tanya Kyungsoo. Hyosun membalik badannya.

“anieyo, gwaenchana. terima kasih untuk tawarannya.”jawab Hyosun lalu membuka pintu dan berjalan keluar.

“bisa kau ceritakan bagaimana kalian bertemu?” tanya Mrs. Flo ketika Kyungsoo sudah kembali kedalam ruangan.

“ah, gadis itu menabrakku kemarin dan mengotori blazerku dengan cup moccachino-nya. That’s all ma’am.” Jelas Kyungsoo.

“ oh, unexpected moment, ahaha  tapi sepertinya dia gadis yang menarik. Aku suka caranya bermain piano.” Ujar Mrs. Flo yang berjalan mengecek saklar lampu di sudut ruangan.

“yeah, well, tapi , what? Ma’am, kau melihat dia bermain piano tadi?” tanya Kyungsoo heran. Mrs. Flo mengangguk.

“aku berniat masuk ke ruangan tapi yang kulihat dari kaca jendela seorang laki-laki sedang terpana melihat seorang gadis yang memainkan piano.” Ujar Mrs.Flo yang seketika membuat wajah Kyungsoo memerah. Oh, crap.

“katakan padanya untuk mengikuti audisi drama musikal tahun ini. Dia berbakat.” Kata Mrs. Flo. Kyungsoo hanya mengangguk. Dia terlalu malu untuk mengatakan apapun sekarang. Bagaimana tidak, Mrs. Flo tidak pernah menyinggung soal gadis siapapun padanya, dan Hyosun menjadi gadis pertama yang dibahas Mrs. Flo. Padahal, ada segerombolan gadis yang melakukan berbagai usaha untuk mendekati Kyungsoo lewat Mrs. Flo, tapi tidak satupun membuat Mrs. Flo terkesan. Tetapi Hyosun hanya dengan sekali bertemu telah membuat Mrs. Flo tertarik. Sepertinya Hyosun benar-benar spesial. Kyungsoo tersenyum simpul.

~~~~~~♪♪♪♪♪♪~~~~~~

Finally Yeay,.! Part 2 DoRemi series ini selesai juga. Hope you all enjoy ^^ comment dan review  kalian semua ditunggu ^^  gamsaaa~

Iklan

21 thoughts on “DoReMi~ Hectic Day

  1. annyeong aq reader baru disni, ini ff pertama yg aq bc.. pantes ceritanya aq agak bingung ternyata ini part ke-2nya ya? ffnya bgs, aq sk sm bahasa yg kamu pk n penulisannya jg rapih :-)..

    • anyeonghaseyoo ^^
      nee, ini part kedua,, yang pertama jdulnya first glare.
      gamsahamnidaa.. that’s kind of you to say.. ^^
      sering – sering mampir kesini yaa.. please enjoy ^^

  2. Halo halo~
    Maaf yaa, setelah sekian lama nge-like, aku baru baca dan komen 😦 *khilaf*
    Berawal dengan jutek-jutek, terus terpukau satu sama lain..
    aa~ gak saba romantis2an..hahhaha 😀
    ditunggu doremi selanjutnya.
    Fighting! ^^

  3. ih kyungsoo soksok dingin padahal berhati lembut (?)
    hahaha, kalo aku jadi kyungsoo sih aku malu bgt ketahuan ngeliatin Hyosun main piano
    hahaha, aku tunggu ya fic selanjutnya~

  4. aduduhh kyungsoo nya manis bgt disini, btw aku kan reader baru bgt ya, hehe annyeonghaseyo, update soon ya, jngan hiatus dulu ah, aku menanti hyosun loh ^^ daebak thor 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s