JoonJoo’s Mate : Joonmyun Side Story

Cover6a

Author : Namu ( @oncemelody )

Tittle : When Joonmyun was Falling In Love

Cast : Kim Joonmyun ( Suho EXO ) and other member

Genre : Fluff

Category : Oneshoot, Series, Ficlet

Lenght : 907 Words]

Recommended Song : Apink – I Don’t Know

A/N : Lohaa ‘-‘ . Saya kambek bawa side storynya Joonmyun. Saya juga sebenarnya sudah post Side Storynya Sungjae di SINI. Karena saya sedang tidak ada ide buat Joonjoo’s Mate selanjutnya, jadi mungkin saya cuma post cerita lain tapi bukan JoonJoo’s Mate. Maapkan saya :’3

Trus buat poto diatas… saya lagi malas ngedit poster jadinya potonya doang

/congkelmatanyajoonmen/ :’

Happy Reading 😀

^

^

Someday, 2011

Jatuh cinta itu ketika kau tidak bisa berhenti memikirkannya.

Sudah cukup! Joonmyun berteriak pada dirinya sendiri. Ini sudah ke enam puluh tujuh kalinya Joonmyun memikirkan gadis itu hari ini. Tidak, bukan enam puluh tujuh kali, Joonmyun tidak bisa menghitungnya karena dia memikirkan gadis itu seharian penuh.

“Joonmyun kau mendengarku?”

“Hei, Kim Joonmyun! Aku berbicara padamu, bodoh!”

Minseok hampir saja menampar wajah Joonmyun ketika akhirnya Kim Joonmyun tersadar dari lamunannya dan tergagap menjawab pertanyaan Minseok.

“__Ya? Apa?”

“Sudah lupakan, aku tidak berniat menceritakannya lagi padamu,” ujar Minseok malas. Masalahnya Minseok sudah bercerita sejak 30 menit yang lalu dan dia sakit hati karena ternyata Joonmyun malah tidak mendengar ceritanya. Minseok lalu bangkit berdiri dan menghilang dari hadapan Joonmyun.

“Apa yang Minseok hyung ceritakan tadi?” tanya Joonmyun pada Jongin yang duduk disebelahnya. Tapi sikap Jongin tidak jauh berbeda dengan Minseok. Tanpa menjawab pertanyaan Joonmyun, Jongin ikut berdiri dan ikut meninggalkan Joonmyun sendiri di dalam ruang latihan.

“Ada apa dengan mereka?” tanya Joonmyun heran.

Sebenarnya bukan ‘mereka’ yang harus mendapatkan pertanyaan seperti itu, tetapi yang pantas di pertanyakan seperti itu adalah ‘dirinya’. Ada apa dengan Kim Joonmyun?

Tapi sayangnya Joonmyun tidak… belum menyadari apa yang sedang terjadi pada dirinya. Joonmyun belum pernah merasakan apa yang dia rasakan sekarang. Hatinya bergetar dan serasa begitu bahagia ketika wajah gadis itu muncul di dalam kepalanya.

Kim Joonmyun hanya sedang jatuh cinta.

Jatuh cinta itu ketika kau menemukan jantungmu berdetak gila ketika melihatnya tersenyum.

“Joonmyun Oppa.”

Oh tidak! Jantung Joonmyun hampir melompat keluar dari dadanya ketika mendengar gadis itu memanggil namanya. Sebenarnya bukan untuk pertama kalinya gadis itu memanggil namanya. Hanya saja akhir-akhir ini, entah mengapa, jantung joonmyun selalu berdetak cepat ketika melihat gadis itu.

“Hai, ada apa?”

Joonmyun mengutuk dirinya dalam hati. Itu adalah pertanyaan paling bodoh sedunia. Padahal Joonmyun tahu maksud kedatangan gadis itu menemuinya.

“Bukankah kau berjanji akan membantuku mengerjakan PR matematikaku?” tanya gadis itu bingung.

“Oh, benar. Maaf aku sedikit lupa,” jawab Joonmyun bodoh. Joonmyun akhirnya mengikuti gadis itu pulang ke rumahnya. Selama di perjalanan Joonmyun tidak berhenti memikirkan apa yang harus dilakukannya nanti.

Harusnya Joonmyun bisa mengatasinya. Seperti dia bisa mengatasi semua soal matematika yang disodorkan gadis itu tiap kali gadis itu mempunyai PR matematika di sekolahnya.

“Oppa, aku tidak mengerti.”

Joonmyun menatap gadis yang terlihat putus asa dihadapannya. Gadis itu memang tidak bisa di dalam pelajaran matematika. Sekeras apapun Joonmyun berusaha menjelaskan cara menjawab soal matematika itu, tetap saja gadis itu tidak bisa mengerti.

Dan pada akhirnya, hanya Joonmyun sendiri yang mengerjakan semua tugas gadis itu. Tapi Joonmyun tidak merasa keberatan. Jika diberikan seribu soal matematika oleh gadis itu, Joonmyun sanggup untuk mengerjakannya sendirian tanpa bantuan orang lain.

“Woah, Kim Joonmyun yang paling hebat. Terimakasih, Oppa.”

Dan untuk sekian kalinya, jantung Joonmyun berdetak kencang. Tidak hanya jantungnya, dia merasakan seribu kupu-kupu berterbangan di dalam perutnya. Semua itu terjadi padanya, hanya karena Joonmyun baru saja melihat gadis itu tersenyum padanya. Hanya karena sebuah senyuman.

Jatuh cinta itu ketika kau hanya ingin gadis itu hanya melihatmu.

Mood Joonmyun sepertinya kurang baik hari ini. Dia kini berada di tengah kumpulan manusia yang sedang menonton konser dari Super Junior. Jika ada yang berpikir Joonmyun merupakan fans dari mereka jawabannya adalah tidak. Tetapi Joonmyun menghormati Super Junior yang merupakan sunbae dari agency yang menjadikannya trainee.

Joonmyun tidak termasuk di dalam fansclub yang bernama ELF itu. Bukan dirinya, tetapi gadis itu. Gadis itu sangat menyukai Kyuhyun, magnae Super Junior.

Joonmyun bahkan tidak tahu sudah berapa kali gadis itu memaksanya untuk menemaninya menonton konser ini. Gadis itu bahkan rela menabung dan memilih menonton konser Super Junior daripada membeli make up yang sudah lama diinginkannya.

“Oppa! Kyuhyun Oppa!”

Gadis itu mulai berteriak ketika Kyuhyun melangkah mendekati barisan di mana Joonmyun berada. Bukan hanya gadis itu yang berteriak, tetapi seluruh gadis yang berada disekelilingnya juga berteriak. Terpaksa Joonmyun berusaha menutup telinganya dengan kedua tangannya, walaupun dia tahu itu hal yang sia-sia.

“Yak! Bisakah kau berhenti meneriaki namanya dan hanya melihat padaku!”

Seharusnya Joonmyun mengucapkan kalimat itu dengan keras di telinga gadis itu. Karena jika mengucapkannya dengan nada biasa di tengah konser seperti ini tidak bakal bisa kedengaran olehnya.

Tapi sayangnya Kim Joonmyun belum menemukan keberaniannya.

Jatuh cinta itu ketika kau berubah menjadi orang aneh.

Kim Joonmyun tidak merasa ada yang aneh pada dirinya. Setidaknya itulah yang dia rasakan. Hanya saja perasaan orang disekitarnya berbeda. Mereka melihat Kim Joonmyun telah berubah menjadi orang aneh akhir-akhir ini.

“Kau aneh hari ini, Hyung.”

Joonmyun mendongak menatap Jongdae yang mengulurkan sebotol air padanya. “Aneh apanya?”

“Kau suka tersenyum-senyum sendiri seperti orang gila.”

Kata terakhir dari Jongdae itu sedikit menyinggung sikap Joonmyun. Joonmyun membenarkannya di dalam hati. Ya, dirinya sudah gila karena jatuh cinta.

“Ya, aku tidak apa-apa, Jongdae.”

Dahi Jongdae berkerut mendengar jawaban Joonmyun tapi tidak bertanya lebih jauh lagi padanya. Tidak hanya Jongdae yang menyadari keanehan Joonmyun.

“Berhenti mengecek ponselmu terus, Kim Joonmyun. Kalau tidak, katakan ‘goodbye’ pada ponselmu,” ancam Yifan geram ketika melihat Joonmyun tidak hentinya menatap ponselnya. Padahal tidak ada apapun disana, tidak ada telefon ataupun pesan singkat.

“Sekarang berikan ponselmu dan focus pada latihan.”

Kris menjulurkan tangannya kearah Joonmyun dan dengan berat hati Joonmyun menyerahkan ponselnya kepada Yifan. Gadis itu bisa menelfonnya dan mengiriminya pesan kapan saja, pikir Joonmyun sedih.

“Ada apa denganmu sebenarnya, hyung?”

Pertanyaan itu dari Baekhyun. Joonmyun menatap Baekhyun dengan pandangan yang sulit untuk di jelaskan. Baekhyun mungkin tidak akan mengerti dengan tatapan Joonmyun tetapi Kyungsoo tahu. Dan dengan senang hati Kyungsoo mewakili Joonmyun untuk menjawab pertanyaan Baekhyun.

“Joonmyun hyung sedang jatuh cinta.”

KKEUT

Iklan

6 thoughts on “JoonJoo’s Mate : Joonmyun Side Story

  1. Nam, km kok suka pake ‘enam puluh tujuh kali’ ya? yg sebelumnya pas Junmen tanya ke Joo juga segitu kan? eh gatau deng bener ato nggak, hahaha *plak
    yeah, cowok emang gitu kalo lagi jatuh cinta meen,
    lanjut aaaahhhh XD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s