DaeHee Entrée : Only Look at Me

DAEHEE ENTREE - ONLY LOOK AT ME COVER

6th DaeHee Entrée – Only Look at Me!

Author : Eunroro13 (@Muthiamauli)

Main Casts : Kim Jong Dae (EXO-M Chen) & Shin Eun Hee (OC – @Eunheeshin13)

Support Casts : Kris Wu (EXO-M Kris), Shin Mi Ri

Genre : Romance | Rating : G | Length : 1.773 words

Special thanks buat ka Echa sama Mala~ Lebih special lagi thanks buat Kris suami saya yang paling tampan dan Chen tentunya.

Happy reading ^^

Please read Shin Eun Hee’s Profile first~

Eunroro13©2013

 “What’s the point of looking at others. You will only look at me”

19th May, 2013 | 11:00 PM

Eunhee’s Apartment, Dongdaemun-gu, Seoul

Drrt drrt

From : Mi Ri >.<

YA! SHIN EUN HEE! TEASER GEGE MU SUDAH KELUAR! CEPAT LIHAT!

Reaksi Eunhee kala melihat pesan terbaru Mi Ri di ponselnya hanya mengangguk pelan dan meletakkan kembali ponsel itu di nakas samping. Ditariknya kembali selimut kesayangannya dan melanjutkan tidur yang sempat tertunda. Mi Ri benar-benar mengganggu saja. Hanya karena teaser Kris keluar langsung memberinya kabar dengan huruf be—

“APA?!”

Langsung saja Eunhee melompat dari tempat tidurnya, menuju ruang tengah dimana laptopnya berada. Bagaimana dia tidak heboh? Pasalnya sudah dari kemaren lusa dia menunggu teaser individual itu keluar. Dia benar-benar ingin melihat bagaimana karisma yang akan ditunjukkan –Kris— leader kesayangannya itu. Eunhee bahkan sudah memasang berbagai macam aegyo agar Kris mau membocorkannya sedikit saja, tetapi langsung ditolak dan Kris dengan lembut menyuruhnya untuk menunggu dengan sabar. Belum lagi saat Chen menarik tangannya menjauh dari Kris karena tidak tahan melihat kekasihnya itu ber-fangirl ria dengan hyungnya sendiri. Benar-benar membuat hatinya panas, pikir Chen. Dengan lihai Eunhee menggerakkan mouse dan mengetikkan berbagai huruf pada laptop sampai akhirnya layar gadget kesayangannya menampilkan hasil yang ia inginkan. Foto teaser terbaru Kris untuk album terbaru mereka, XOXO.

EXO_TEASER_14_KRIS

“Huwaaaa daebak! Ah! Ini baru paha yang seksi! Gege saranghae! Ya Tuhan! Baiklah ge! Ah, gege kenapa tidak bilang suka sandwich? Lain kali aku akan membuatkan gege sandwich yang enak! Hihihi.”

Kali ini Eunhee menekan tombol keyboard panah sebelah kanan untuk melihat foto selanjutnya. Baru sedetik foto teaser itu memenuhi layar, gadis itu sudah tertawa terbahak-bahak melihat bagaimana Chanyeol berpose di foto itu.

“Hahahahaha, ya Tuhan! Selamatkan perutku! Hahahaha,” tawa Eunhee.

EXO_TEASER_15_CHANYEOL

Eunhee tidak bisa menghentikan tawanya ketika melihat wajah polos Chanyeol yang tertera di layar laptopnya. Chanyeol yang memakai topi dan baju kuning sambil mengulum pelan jempolnya itu benar-benar terlihat menggemaskan. Tapi tidak untuk seorang Eunhee. Foto itu berhasil mengocok perutnya karena melihat tatapan mata Chanyeol yang seperti anak kecil. Belum lagi jempol yang dimasukkan ke dalam mulut itu. Rasanya Eunhee sedang melihat foto anak kecil yang sedang merengek minta dibelikan permen ketimbang foto teaser member boyband terkenal.

“Ya Tuhan! Mana bisa teaser Chanyeol oppa seperti ini,” kata Eunhee sambil menyeka air matanya.

Baru saja ia berhasil menghentikan tawanya, tubuh Eunhee kembali berguncang –tertawa-  karena matanya kembali menangkap sosok polos Chanyeol yang mengingatkannya dengan seorang Lee Gwangsoo. Kali ini bahkan tangannya ikut menepuk-nepuk sisi kanan laptopnya, meminta ampun agar tawa nya bisa berhenti. Tanpa ia sadari, Eunhee kembali menekan tombol panah sebelah kanan dan membuat foto teaser Chanyeol terganti dengan foto yang lain. Mata Eunhee menangkap sosok yang ada di dalam foto itu dan seketika membuat tawanya perlahan terhenti dan menghilang. Eunhee terdiam melihat apa yang tengah ditampilkan layar laptopnya sekarang. Sosok Chen tengah berbaring sambil memegang sebuah buku komik berjudul Batman The Legend of The Dark Night. Sosok kekasihnya yang tengah memejamkan mata dengan mulut merahnya yang sedikit terbuka. Jantung Eunhee berdegup seketika. Tanpa sadar tangannya memaikan scroll pada mouse-nya, membuat foto itu menjadi lebih besar dan mengarah pada sosok lelaki yang tengah tertidur di kasur penuh buku dan makanan ringan.

EXO_TEASER_16_CHEN

Tampan, batinnya.

Senyum Eunhee perlahan dan tak ada hentinya untuk merekah melihat foto teaser milik kekasihnya itu. Wajah polos Chen yang seolah-olah tengah tertidur penuh damai itu berhasil membuat jantungnya bekerja dengan cepat. Chen benar. Dirinya mengaku kalah dan menyerah. Dibandingkan teaser Kris, Eunhee lebih takluk melihat foto sang kekasih ketimbang idola pilihannya. Perlahan senyum yang ia kulum membawa dirinya pada ingatan dua bulan yang lalu dimana ia dan Chen menyempatkan diri untuk bertemu.

***

FLASHBACK

23rd March, 2013

Café near Gangnam Street, Gangnam-gu, Seoul

“Maaf, aku terlambat.”

Eunhee tersenyum ke arah lelaki berpakaian serba tertutup dan masker yang masih menutupi mulutnya. Ia menggeleng tanda mengerti keterlambatan itu. Eunhee menyodorkan sebuah chocolate muffin dan vanilla latte yang tadi ia pesan, dan disambut sebuah senyum lembut dan ucapan terima kasih dari sosok di hadapannya, Chen. Mereka berdua berjanji untuk bertemu di sebuah café dekat gedung SM. Sudah lama mereka tidak bertemu dan Chen langsung mencetuskan ide ini. Pasalnya dia sendiri juga sudah teramat rindu dengan sang kekasih. Merasakan hal yang sama, Eunhee pun mengiyakan. Tidak ada alasan yang jelas untuk menolaknya bukan.

“Oppa terlihat lelah.”

Chen tersenyum lembut ke arah Eunhee sebagai jawaban. Dia memilih untuk tidak menjawab pertanyaan yang membuat kekasihnya itu semakin khawatir. Chen memakan muffin dari Eunhee dengan cukup tergesa-gesa sehingga membuatnya tersedak dan segera meraih minuman untuk melegakan tenggorokannya.

“Ck, makan dengan pelan. Oppa seperti orang kelaparan saja.”

“Aku lapar, Eunbee-ah. Tadi tidak sempat mampir untuk makan siang dulu setelah pemotretan selesai.”

Eunhee membulatkan matanya tidak percaya, “Benarkah? Yah, tau begitu aku pesankan makan siang saja. Pesan yang lain saja ya?”

Chen menggeleng, “Tidak usah. Ini sudah cukup kok.”

Eunhee berdecak pelan. Sedikit menggerutu karena kekasihnya itu belum juga makan siang. Setelah ini ia yakin bahwa Chen akan kembali ke rutinitas latihan yang menyita banyak energi. Masa iya laki-laki di hadapannya ini bisa bertahan hanya karena sepotong muffin. Eunhee semakin memperdalam gerutuannya tatkala mengingat Chen yang selalu menasehatinya agar tidak lupa makan.

Chen tertawa melihat ekspresi kekesalan Eunhee. Perlahan tangannya melambai ke arah pelayan dan setelah pelayan itu menghampirinya ia langsung memesan dua porsi makanan untuk dirinya dan kekasihnya itu. Melihat Eunhee yang masih memalingkan muka, Chen meraih tangan mungil kekasihnya lalu menggenggamnya.

“Aku sudah pesan makanan. Aku akan makan siang bersamamu nanti. Jadi jangan kesal dan khawatir lagi, hmm.”

Eunhee sejenak menatap genggaman Chen pada tangannya lalu beralih menatap mata teduh kesayangannya. Eunhee mengangguk dan ikut tersenyum lembut. Ia senang karena Chen tau dan mengerti kekhawatirannya. Mereka mengobrol kecil dan sesekali tertawa sampai akhirnya pelayan tadi datang membawakan pesanan mereka.

“Jadi bagaimana pemotretannya tadi?” tanya Eunhee penasaran.

“Menyenangkan. Walaupun cukup melelahkan tapi kami semua senang karena hasilnya sangat bagus. Aku benar-benar suka konsep yang kali ini. Kau harus lihat hasilnya nanti, Eunbee-ah”

“Benarkah? Ah aku jadi mau liat. Coba tadi aku boleh mampir kesana ya.”

“Memangnya kau mau apa disana? Tidak takut orang lain curiga?”

Eunhee berpikir sejenak lalu menggeleng, “Tidak. Aku kan hanya ingin datang berkunjung dan bertemu dengan mu oppa.”

Chen mendelik tak suka, “Jangan bohong. Bilang saja kau penasaran dengan hasil foto dan bagaimana hyung sedang melakukan pemotretan bukan?”

Tepat! Eunhee langsung melengos dan fokus pada makanannya setelah Chen berhasil menebak pikirannya dengan tepat. Chen menghembuskan nafas pasrah. Kekasihnya ini benar-benar.

“Ya! Kau itu kekasihnya siapa sih? Seharusnya alasan kau ingin datang karena ingin menemui ku bukan? Aish, jinjja!”

“Aku kan memang ingin bertemu denganmu oppa. Tapi setelah itu tidak ada salahnya kan bersua sedikit dengan mereka,” elak Eunhee yang langsung dibalas tatapan jengah dari Chen.

“Terserah mu lah.”

Eunhee melirik kekasihnya yang tengah memasang muka masam dan mengaduk-aduk makanannya tak selera. Dia menggoyang-goyangkan tangan kekasihnya itu mencoba mendapatkan perhatian. Chen yang kesal mejauhkan tangannya dan kembali mengaduk-aduk tak jelas. Eunhee mendesah. Merutuki kebodohannya dan mencoba mencari cara agar Chen tidak kesal lagi. Perlahan, dengan sedikit ragu dan kikuk, Eunhee mencoba meraih tangan Chen lalu menggenggamnya. Dengan muka yang sedikit merona, Eunhee menatap Chen dan memohon lewat tatapan agar lelaki itu melupakan kekesalannya.

“Mianhae.”

Melihat wajah menyesal Eunhee membuat Chen tidak bisa untuk tidak mengiyakan dan mencubit hidung kekasihnya pelan, “Sudah ku bilang jangan membuatku cemburu kan.”

Eunhee mengangguk, “Arra. Tapi sekarang tidak kesal lagi kan?”

“Siapa bilang? Tidak sebelum kau menyuapi ku.”

“Ap—apa?” kaget Eunhee. Ia tidak salah dengar kan?

Chen memasang muka tegasnya seraya menunjuk ke arah piring kekasihnya, “Suapi aku.”

“Mwo? Shi—shireo!”

“Ya sudah! Kalau begitu aku masih kesal.”

Chen tidak begeming. Masih menatap Eunhee yang panik dengan wajah kesalnya. Eunhee sesekali melirik kekasihnya itu lalu mendesah. Sempat beberapa kali ia ragu mengangkat garpu dengan sepotong daging steak miliknya lalu meletakkanya lagi, tidak jadi menyuapi lelaki di hadapannya. Di percobaan keempat, dengan mata tertutup ia berhasil menyuapi Chen. Chen tersenyum senang lalu menerima suapan itu dengan senang hati.

“Gomawo,” balas Chen sambil mengacak pelan rambut kekasihnya.

Eunhee mengangguk pelan seraya menata kembali ekspresi wajahnya yang terasa panas karena malu. Mereka segera menghabiskan makan siang mereka dan setelah membayar bill, keduanya berjalan  menuju stasiun untuk mengantarkan Eunhee. Dimana tangan Chen selalu menggenggam tangan kekasihnya erat.

“Keunde oppa. Aku benar-benar penasaran dengan hasil foto kalian.”

“Sebentar lagi, Eunbee-ah. Aku yakin kau juga pasti akan suka dengan hasilnya.”

“Tidak bisakah kau bocorkan sedikit saja untukku?”

Chen menggeleng dan Eunhee langsung berdecak kesal.

Ya! Pelit sekali. Baiklah. Aku akan ‘menunggu’ dengan sabar.”

“Kalau aku bocorkan sekarang, nanti hasilnya tidak akan special Eunbee-ah.”

Eunhee berpikir lalu mengangguk pasrah. Membenarkan perkataan kekasihnya barusan. Chen tersenyum kemudian tangannya semakin menggenggam tangan Eunhee erat.

“Kau tau apa yang aku pikirkan waktu melihat hasil foto tadi?”

Melihat kekasihnya menggeleng tak tahu, Chen melanjutkan pembicaraannya, “Kau akan menyerah saat melihat foto teaser ku. Aku yakin kau akan memilih foto ku ketimbang foto member yang lain.”

Eunhee menganga tidak percaya. Astaga! Kenapa kekasihnya bisa sepercaya diri ini? Eunhee melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Chen, memastikan lelaki di sampingnya tidak kenapa-kenapa.

“Oppa tak apa kan?”

Ck, aku tidak apa-apa Eunbee-ah. Aku serius.”

Eunhee menatap Chen datar, “Kenapa oppa percaya diri sekali? Ya Tuhan! Ck, Minseok oppa pasti menularkan kenarsisannya padamu oppa!”

“Aku serius, Eunbee-ah.”

Eunhee menatap Chen yang juga menatap dirinya dengan mimik muka serius. Eunhee tidak tahu harus berkata apa. Eunhee memalingkan mukanya, menghindar dari tatapan favoritenya itu sebelum bersuara, “Tidak mungkin. Foto Kris gege pasti lebih membuat ku menjerit. Mianhae oppa. Tapi oppa tahu sendiri kan selama ini bagaimana.”

Chen mendengus kesal, “Geurae! Kita lihat saja nanti. Aku yakin kau akan lebih suka dengan foto teaser ku daripada foto Kris hyung.”

Hmm, kita lihat saja nanti. Tapi aku tidak janji oppa.”

“Akan ku pastikan kau hanya jatuh dan menatap pada foto teaserku. Tidak yang lain. Dan kalau aku benar, kau tau kan apa yang aku inginkan.”

Eunhee mengerutkan keningnya, berhenti melangkah lalu menggeleng tidak setuju, “Tidak. Aku tidak mau kalau ada ujung-ujungnya seperti itu. Oppa pasti curang nanti.”

Chen ikut berhenti, berbalik melepaskan tautan tangan mereka dan memilih menggenggam pipi kekasihnya, “Aku tidak akan curang. Akan ku pastikan kau hanya menatapku dan hanya jatuh kepadaku. Tidak pada yang lain. Pegang omonganku, Eunbee-ah. Dan kau akan melakukannya.”

FLASHBACK OFF

 ***

Eunhee tersenyum. Ia memang tidak bisa menang dari kekasihnya itu. Berkali-kali ia melihat foto teaser milik Chen dan perasaannya tetap sama. Eunhee mengakui bahwa ia terjatuh pada foto itu. Rasanya ia sudah lupa bagaimana foto Kris yang tadinya ia kagumi. Tatapan tajam Kris tidak seberhasil ekspresi tidur sang kekasih dalam membuat hatinya bergejolak kencang. Perlahan ia menuju kamar dan meraih ponselnya. Menekan berbagai nomor yang sudah ia hafal di luar kepala. Nada sambung lagu favoritenya mengalun sampai tergantikan sebuah suara yang selalu ia rindukan.

“Yeoboseyo.”

“Dae oppa, saranghae!”

Tut tut

Kkeut

Iklan

24 thoughts on “DaeHee Entrée : Only Look at Me

  1. another sweet fanfic u,u
    semua fanfic yang di post pada manis2 semua, yang asin yang pahit belum ada yang bikin xD
    sekali-kali bikin chen sama eunhee perang kayaknya bagus kak 😀
    Dan soal poto teasernya, aduh kak, pada ganteng-ganteng semua :3
    tapi tetap saja, joonmyun paling ganteng XD

    • wkwkwkwk karena mungkin ini baru awal2. kalau awal2 udah pahit aja kan kurang seru 🙂
      nah aku lagi bikin mereka perang kok. setelah sebelumnya bikin perang yang rada kekanak2an doang -.-
      iya ganteng2 semua, apalagi chen2 sama ben2 aku X3 suho juga ganteng 😀 aku sempet mau pindah bias ke dia masa

      • aih unnie mah gitu, cukup chenchen sama benben aja, jangan ambil junmen saya unnie u,u

        pokoknya ff perangnya aku tunggu wkwkwk …./pasangmukasetanalakyuhhyun/

      • wkwkwk engga kok. aku kan sempet kepincut doang dek 🙂
        ditungguin aja ya. aku masih stuck sama idenya. hehehe ._.

  2. ituu reaksi eunhee pas liat teaser chanyeol .-.
    kkkkk~
    smoga eunhee baik-baik sja kalo liat teaser DO yg absurd(?) itu u.u
    anyway.. nice fic and hwaiting for next chapter ^^

    • wkwkwkwwkk kenapa? 😀 reaksi eunhee soal chanyeol sama kaya aku lho ^^ *ditimpukkaecha
      kalau d.o aku cuma mikir satu. wuiih matanya gede. gitu doang ._.
      makasih banyak 😀

  3. Untung ini Jongdae. aduh trolling king itu cinta kedua ku di exo setelah kyungsoo. habis dari troll king aku baru deh memantapkan diri menikah dengan kris /HEH
    aku suka banget banget sama sifat eunhee yang fangirl heboh gak kebayang kalo troll king punya cewek yang sukanya kepo-in member lain *ketawa sinis*
    overall aku suka semuanya XD

    • kamu banyak banget pik cintanya. dan semua suami aku pengen kamu rebut hiks
      hahahaha sifat eunhee sama kaya aku lho dek *wink
      makasih 😀 :*

      • wkwkwkwk makasih ya udah mau nanya :”) kamu baik banget
        semuanya gara2 fanfic. aku selalu nemu fanfic dia yg bagus dan bikin aku melting. setelah browsing2 gambar dia, akhirnya aku tetapin dia jadi suami aku.
        nah chen… juga gara2 fanfic. karena aku nulis daehee ini sih sebenarnya. tapi lama2 aku suka suara dia, dia lucu juga hehehe

      • oalaah.. emang ff itu bisa bkin jatuh cintaa. dulu aku smpat terpersona sma Kai krna bca ff nya yg sosweet .. tapi, tapi kemudian semua berubah seiring dengan video teaser mereka (?) ><

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s